Home » » Mencegah Penipuan di Facebook

Mencegah Penipuan di Facebook

tips menghindari penipuan di facebookFacebook saat ini adalah situs jejaring sosial terbesar di dunia. Sebuah data menyebutkan ada 35 juta orang memperbarui status, 270.000 pengguna melakukan login, sekitar 684.478 kali share dan hampir 6 juta tampilan halaman dalam setiap menitnya. Dengan begitu besarnya pengguna, memungkinkan lengahnya pengguna yang menjadi kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk memanfaatkan kelengahan itu. Tercatat setiap 40 menit terjadi 1 kejahatan lewat Facebook. Adapun bentuk kejahatan tersebut antara lain seperti penipuan, pembajakan akun sampai dengan Cyberbullying.

Tulisan kali ini mencoba membahas beberapa modus penipuan yang biasa dipakai oleh penjahat dunia maya melalui fitur yang terdapat di Facebook.

Tombol Like
Kejahatan atau penipuan seperti ini tidak terlalu merugikan, hanya saja Anda akan dipaksa untuk melakukan Like ke suatu tautan dari sumber yang direkayasa seolah sangat terpercaya. Ketika Anda menekan tombol Like tersebut, maka Anda akan diarahkan ke suatu halaman yang mengharuskan Anda untuk mendaftar atau mengisi survei. Setelah anda melakukan itu, pelaku akan diuntungkan dengan bayaran tertentu dari penyelenggara survey atau lainnya. Alur modus ini sangat rapi, sehingga Anda yang masih awam tidak akan menyangka jika kejadian ini ternyata hanya ulah penjahat dunia maya untuk kepentingannya.

Likejacking
Untuk modus ini biasanya pelaku menyajikan suatu tampilan video yang menarik perhatian. Sebenarnya pelaku sudah menyiapkan satu algoritma khusus untuk kepentingannya. Ketika Anda klik Like halaman tersebut, secara otomatis Anda akan melakukan share massal tautan video tersebut ke semua teman-teman. Bisa dibayangkan seberapa cepat penyebaran informasi ini menyebar, bukan?

Tagging
Pelaku bisa memanfaatkan fitur tagging Facebook untuk menyebarkan spam melalui email. Cara kerjanya adalah pelaku akan mengirimkan email pemberitahuan ke pengguna yang Anda tag sehingga besar kemungkinan ketika teman membuka link tersebut maka akan diarahkan ke alamat atau URL pelaku.

Phishing
Phishing bisa berupa pesan palsu atau halaman palsu, biasanya pelaku memanfaatkan email dan tautan yang berisi link untuk mengarahkan Anda ke halaman login Facebook palsu, ketika Anda mencoba login maka tanpa Anda sadari pelaku telah mencatat username dan password Anda secara otomatis. Dengan itu, pelaku bisa menguasai penuh akun Facebook Anda untuk kepentingannya.

Tindakan Pencegahan
Sekarang setidaknya Anda sudah mengenali beberapa modus yang sering digunakan pelaku penipuan. Untuk lebih maksimal dalam mengamankan akun Anda, ada baiknya ikuti beberapa tips berikut :
1. Jangan menerima undangan pertemanan dari pengirim yang tidak dikenal
2. Rubah setelan Facebook untuk alamat rumah, nomor telepon, alamat email , atau informasi pribadi lain tentang diri Anda ke metode Friend Only
3. Gunakan kombinasi password yang kuat, usahakan mengandung huruf besar dan kecil, terdapat angka dengan panjang password minimal 10 karakter
4. Jangan mencoba aplikasi-aplikasi yang sekiranya meragukan, segera hapus yang tidak diinginkan
5. Jangan mudah tergiur dengan link atau tautan dengan judul yang terlalu sensasional. Apalagi tautan video
6. Rajinlah untuk update sistem operasi, browser dan antivirus

0 komentar:

Posting Komentar